10 Desember 2015

Philophobia

Secara tidak sengaja aku menemukan postingan di timeline socmed yang membahas tentang Philophobia dan cara mengobatinya.. setelah aku baca postingan itu dan ternyata aku mengidap phobia itu..

Syukur deh aku terkena phobia itu :') .. aku pikir aku tidak tertarik lagi pada lawan jenis ternyata aku hanya mengidap phobia itu dan entah kapan aku akan sembuh.

Berikut sekilas info tentang Philophobia.

Philophobia adalah keadaan seseorang yang secara tidak rasional takut untuk jatuh cinta. Orang dengan fobia ini cenderung menghindari kemungkinan untuk terikat dengan seseorang dan menyangkal perasaan khusus yang mereka rasakan terhadap seseorang.

Kemungkinan jatuh cinta dan membangun hubungan membuat orang dengan fobia ini gelisah, mual, berkeringat, panik dan sesak napas. Hal ini akan menjauhkan mereka dari hubungan.
Penyebab fobia ini biasanya adalah traumatis akan masa lalu. Kegagalan dalam menjaga suatu hubungan dapat menyebabkan orang takut untuk memulainya lagi. Apalagi jika pada masa lalu ia telah mempertahankan hubungannya dengan hati-hati dan dengan perasaan emosional yang mendalam.
Beberapa orang lain yang juga mengidap fobia ini mendapatkan ketakutan mereka dari pengalaman cinta yang tragis dari orang lain. Mereka tidak ingin mengambil resiko karena mereka terus memikirkan situasi terburuk yang mungkin terjadi jika mereka jatuh cinta.

Untuk menyembuhkan philophobia, dapat dengan melakukan konseling, hipnoterapi atau psikoterapi dengan bantuan beberapa profesional. Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalaminya, sarankan untuk segera melakukan pengobatan karena jika dibiarkan ini akan menimbulkan masalah pada diri Anda untuk bersosial dengan orang lain bahkan bisa menjadikan Anda orang anti-sosial!

Iya sih.. aku mengidap phobia itu, tapi kok aku merasa risih apabila bersentuhan dengan cowok (laki-laki maupun pria) atau mungkin karena aku dulu pernah jadi korban pelecehan seksual, ya bisa jadi aku merasa agak jijik atau risih bila bersentuhan kulit dengan cowok..

20 November 2015

Di jodohin?!

Ciyus? Miapa? Zaman sekarang masih main jodoh-jodohan?! Please kill me now.. kalo itu terjadi padaku!!

Hello.. Ini sudah zaman teknologi canggih, jodoh bisa datang darimana saja dan kapan saja?! Lahh.. kenapa situ malah masih suka jodohin anak sendiri sama orang yang anak orang yang gak aku kenal? Mendingan jomblo seumur hidup daripada dijodohin, eewwh.. >﹏<

Biarpun yang dijodohin orangnya perfect secara fisik ataupun materi.. tetap saja aku menolak sistem perjodohan ini dilakukan pada generasi keluarga ku!!

Apa gara-gara situ gagal menjodohkan om sama orang lain lalu mencoba menjodohkanku dengan orang lain juga?? Please deh jangen ngarep aku bakal pasrah nyerahin jiwa raga ku pada orang yang gak aku kenal dan tidak ku sukai!! Yaah.. mungkin aku bakal menjadi penerus om ku yang menolak sistem perjodohan di generasi keluargaku ini.. lagipula jodoh tidak bisa dipaksakan 'kan selama salah satu pihak bisa menolak perjodohan itu terjadi.

Intinya tuh kalo dia jodohku, Alhamdulillah... kalo dia bukan jodohku, sebaiknya jangan dipaksakan untuk menjadi jodohku..

Dan kalau aku diminta seseorang untuk menanggapi perjodohan seseorang yang di pihak lainnya tidak setuju dengan sistem ini, aku mending jadi patung aja deh.. no comment lah kalo debat masalah ini

16 November 2015

I'm so tired

Sudah kuliah harus mengikuti kemauannya nyonya besar, eh.. masa pas sudah lulus kuliah dan kerjanya mesti ngikutin kemauannya lagi.. permisi bu yang menjalani kehidupan siapa? Yang punya kehidupan siapa? Kok situ yang atur semaunya?! Jangan-jangan mati hidup aku diatur sama dia juga? Trus jodohku juga diatur sama dia? Oh.. please kill me now!! ∩﹏∩

Capek saya mesti debat sama nyonya besar wong dia yang selalu benar dirumah ini.. saya mah cuma numpang.. cuma satu-satunya harapan adalah dilamar sama cowok idaman dan get out in the house.. gak apa-apa deh nikah muda yang penting gak satu rumah lagi sama nyonya besar.. saya sudah mengibarkan bendera putih ditambah mengangkat kedua tangan karena saking menyerah untuk berakting tegar menjalani skenario kehidupan yang penuh dengan kepalsuan ini (^O^;)

15 November 2015

Bully victim

Aku benci kenangan masa lalu itu selalu berputar-putar didalam benak ku.. adakah cara untuk memformat semua memori yang ada di dalam benak ku ini? Kalau ada, mohon beritahu aku..

Aku tidak pernah menyangka bahwa aku terlahir di dunia ini dan menjadi bahan caci maki orang lain dan bully-an orang-orang yang tidak menyukai aku hidup di bumi ini.. jujur, aku memang lemah, aku tidak punya kekuatan untuk membalas bully-an yang mengarah kepada ku.. lagipula aku tidak suka memperpanjang masalah yang menurutku itu hal yang sepeledan tidak pantas untuk dibesar-besarkan.. aku akan berkata maaf kepada orang yang tidak memperbesarkan hal yang kecil, tetapi tidak untuk sebaliknya..

Pengalaman pertamaku dibully pada saat TK (taman kanak-kanak).. aku yang pada saat itu pendiam, polos, tdak mengeluarkan sepatah kata pun dari mulutku, kecuali itu penting.. tapi aku pada saat itu tidak mengetahui bahwa aku sudah menjadi korban bully..

Pengalaman kedua dibully pada saat SD kelas 3 sampai kelas 4.. sebenarnya aku di bully karena sebelum kejadian aku mendapatkan giliran menjadi pemukul bola kasti dan pada saat aku memukul bola dan ada temanku berdiri dimana bola itu terlempar setelah aku pukul lumayan keras.. dan bola itu mengenai kepalanya dan dia menangis, seharusnya dia berada di barisan bukannya berdiri tepat di arah bola itu terlempar..

Pengalaman ketiga dibully pada saat SMP kelas 7 sampai kelas 9.. aku dibully karena kejahilan teman dihadapan guru killer, kemudian pada saat guru killer itu pergi, teman yang jahil itu menyalahkanku bahwa aku lah yang menyuruhnya untuk menjahili temanku yang lain padahal dia lah yang menjahili teman yang lain..

Itu belum lagi dengan bully-an orang di sekitarku yang tidak menyukai bentuk tubuhku yang kurus.. sudah kuhadapi bully-an itu sejak aku mulai bisa berbicara dan bejalan, tapi aku hanya bisa diam dan tidak punya kekuatan untuk membela diri

2 November 2015

Ironi

Aku heran sama dunia ini.. banyak orang yang rela menghabiskan banyak uang dan menyakiti dirinya demi mempercantik diri..

Banyak orang yang rela menghabiskan waktu dengan sia-sia demi menguruskan badan dengan berbagai macam diet, dari standart sampai dengan yang extrem.. banyak orang menghabiskan banyak uang dan menyakiti dirinya untuk membedah wajahnya agar tirus..

Hell yeah, aku yang bertubuh kurus, tinggi, dan berwajah tirus alami dari lahir malah dibully.. aku bingung cara pandang orang zaman sekarang..

18 Oktober 2015

Give up to be girl

Sepertinya aku menyerah menjadi perempuan, karena tak ada laki-laki yang menganggapku sebagai perempuan semestinya.. bahkan kamera pun mengatakan bahwa aku pria berumur 30 tahun T_T

Aku benar-benar lelah berakting sebagai perempuan kalau tidak ada satupun yang menganggapku sebagai perempuan dan aku merasa nyaman menikmati peranku sebagai laki-laki tetapi aku sadar jenis kelamin perempuan.. walaupun aku menyerah menjadi perempuan namun aku tidak akan mengganti jenis kelamin karena aku beriman dan tidak akan melanggar hukum dan agamaku..

Jadi, aku tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli peralatan make up atau peralatan lainnya untuk mempercantik diri.. aku hanya perlu melatih mentalku agar aku tidak lagi untuk berpikiran menjadi perempuan.. seharusnya kemarin sebelumnya aku tidak perlu kembali bersikap menjadi perempuan (feminim) dan tetap menjalani peran sebagai laki-laki, walaupun di otak ku tidak ada lagi kata-kata, seperti cantik, imut, dsb. Yang bersangkutan dengan dunia perempuan (feminim)

16 Oktober 2015

My eyes

Aku pikir aku tidak akan bisa melihat dengan normal (tanpa kacamata atau lensa kontak).. aku selalu berkhayal, hidup tanpa bergantung pada kacamata.. ternyata impian itu terkabul, walaupun tidak bisa sembuh total tetapi aku tidak bergantung pada kacamata lagi.

Dulu penglihatanku hanya terbatasi oleh bingkai kacamata, alhamdulillah.. sekarang aku bisa melihat dengan normal, jelas, tidak buram. Tulisan sekecil dan jarak yang cukup jauh pun aku bisa melihat dengan jelas, bahkan saking jelasnya, bulu mataku pun juga terlihat samar-samar dan cukup mengganggu..

Aku melakukan operasi tanam lensa pada retina (aku lupa nama jenis operasinya). Aku pikir aku akan operasi laser (lasix), tetapi kelainan pada mataku ini sangat parah untuk orang seumur ku. Minus pada mata kiri ku 18 dan minus mata kanan 0,8 .. bahkan dokter yang memeriksaku pun terkejut dengan minus ku itu.

Aku dioperasi di Rumah Sakit Mata YAP Yogyakarta.. sebenarnya tidak ada niatan untuk operai disana, namun tante ku yang juga sudah operasi mata disana merekomendasikan untuk operasi disana. Selain murah dibandingkan harga rumah sakit lainnya di Jakarta atau Surabaya juga tempatnya tidak seperti dirumah pada sakit pada umumnya, bahkan aku merasa dirawat dirumah sendiri. Kebersihan dan keramahan perawat dan staff lainnya tidak ada tandingannya dengan rumah sakit di daerahku.

Yaaa.. walaupun aku bisa melihat dengan bebas tidak dibatasi oleh bingkai kacamata lagi, tetapi resiko terlepasnya lensa yang ditanam didalam retina lumayan menghantui ku.. ada beberapa hal yang aku tidak bisa lakukan lagi pada area mata ku, seperti mengucek mata dan menunduk kepala terlalu lama.. itu seperti anjuran dokter mataku untuk tidak melakukannya supaya lensa yang ditanam tidak terlepas dan mataku akan melihat dengan buram dan harus operasi ulang untuk penanaman lensanya..

12 Oktober 2015

Dont worry about me

Oh.. please, kalau aku tulis disini, orang-orang akan mengetahui aku yang sebenarnya (apa yang terjadi didalam diriku saat ini).

Dimulai dari mana yah? Mmmmhh... okay!

Aku mengutip perkataan dari nenekku beberapa jam yang lalu, "jangan berteman sama cowok ya!" Okay, just it.. terus aku tambahkan dengan pekataan ibuku yang sudah sering ia ucapkan padaku namun aku tidak hiraukan, "kamu punya pacar belum? Punya gebetan? Atau cowok lagi lirik atau ditaksir dikampus?". Hhuufftt.. entahlah aku harus mengikuti perkataan yang mana?! Tapi untuk saat ini aku tidak tertarik pada lawan jenis (omegat.. semacam LGBT?).. NO, big no no!! Aku sempat berpikiran juga bahwa aku akan menjadi Lesbian tetapi aku hanya ingin menikmati hidupku sendiri walaupun aku juga menginginkan pasangan untuk menemani sepanjang perjalanan hidupku ini, yaah.. soalnya teman-temanku pada punya gandengan!! Lah aku? Masa gandengan sama tiang listrik? ~T_T~

Inti permasalahan yang saat ini sedang berlangsung 'panas' didalam diriku, jiwaku dan sebagainya adalah dengan mengutip perkataan Jiho dari komik Untouchable: "kupikir semua orang-orang di sekitarku suatu saat akan meninggalkan ku, karena mereka tidak pernah sungguh-sungguh mencintai orang seperti aku.. bahkan kalaupun ada yang mengatakan suka pada ku, namun aku tidak merasakan apapun.. Aku tidak tahu cara mencintai seseorang, karena aku tidak pernah dicintai".

Didalam perkataan itu sudah mencakup apa yang terjadi sebelumnya padaku tentang aku yang sangat mencintai seseorang (bahkan rela menghabiskan banyak uangku untuk bisa bersamanya) dan orang itu menyia-nyiakanku dan memanfaatkan kebaikanku dan harta orangtuaku.. dan akulah sendiri yang tersadar bahwa usahaku sia-sia dan memutuskan untuk benar-benar berhenti jatuh cinta pada pria untuk kesekian kalinya dengan menanam prinsip pada pikiranku bahwa kalau: 'aku jatuh cinta pada pria maka aku adalah aku seorang gay'. Kenapa aku mengatakan dalam pikiranku bahwa aku gay? Karena tidak satupun laki-laki yang aku temui mengatakan secara langsung (bertatap muka) bahwa aku itu cantik, jadi aku menyimpulkan sendiri bahwa mereka sedang melihatku sebagai seorang pria dan Saat ini aku sangat nyaman dengan prinsip itu, walau aku sangat menghapus prinsip itu, bcause I wanna be normal like other girls yang menyibukkan diri untuk tampil sempurna dihadapan laki-laki.

Untuk saat ini aku tidak bisa menghapuskan prinsip itu pada otak ku karena sangat banyak koneksi permasalahan didalam diriku yang saat ini belum terselesaikan menyangkut prinsip itu sendiri.. sangat banyak kaitan masalahku pada prinsip itu. Aku tidak tahu kapan prinsip itu akan benar hilang dalam otak ku, kecuali aku mengalami gegar otak dan memutuskan untuk operasi plastik, Muehehhee... ^(oo)^ (terlalu berlebihan dan abaikan).

Be Honest

Sekarang zaman sudah benar-benar berubah. Dimana orang yang berkata bohong lebih disukai dan dikagumi, sedangkan orang yang berkata jujur dijauhi dan dihina..

Pada kenyataannya, berkata jujur memang menyakitkan namun apa yang disampaikan apa adanya dan tidak ditutupi, mmhh.. sungguh ironi!

Dulu aku suka berbohong dan ada kejadian yang disaat aku diperlakukan sebaliknya itu rasanya sama sekali tidak menyenangkan, dan saat itu pula aku memutuskan untuk tidak berkata bohong lagi dalam pembicaraan apapun. Dan sampai detik ini pun, aku selalu berkata apa adanya, sesuai apa yang terjadi, dan itupun orang disekitarku merasa hal itu sangat mengganggu dan mereka pun berpendapat bahwa aku memiliki mulut (omongan) yang pedas. Padahal disisi lain, aku berkata jujur apa adanya, tanpa ditambah atau dikurangi sedikitpun. Kalaupun aku berbohong, aku benar-benar membutuhkan banyak lembaran naskah untuk dihafal dan ditampilkan kepada orang-orang agar niatku untuk berbohong tidak ketahuan. Dan berbohong itu sangatlah sulit, apalagi ditambah dosa (bagi yang beragama), image yang buruk dimata orang lain, dan sebagainya.

7 Mei 2015

Let it go from this hell

Aku ga ngerti sama mama aku ini ... maunya apa sih? Aku yang gak salah apa-apa juga kena semprot makian dia. Selama aku hidup, aku menilai dia punya sifat yg egois, pengen dihargai atau dihormati, labil, dan emosionalnya lebay banget.

Aku cuman minta satu permintaan terakhir aja: please, keluarkan aku dari rumah ini. Sumpah aku gak sanggup lagi tinggal bareng dia. Gak usah nunggu emosinya yg lebay itu keluar, dihari-hari biasapun aku udah merasa gak nyaman banget sama dia. Aku sudah mencoba agar aku bisa dekat dan akrab sama dia, tapi kok serasa ada pagar pembatas yang membuat aku mesti jaga jarak. Aku pengen dinikahin sama anak konglomerat yang cakep (mimpi ketinggian = ̄ω ̄=) gak apa-apa deh aku jadi simpenan, yang penting aku gak pengen nginjakin kaki aku dirumah ini lagi.

Pengen bunuh diri, takut dosa dan juga takut sama benda tajam yg menembus kulit + darah segar..

Selama menjadi anak pertama dilahirkan tuh banyak banget pengalaman-pengalaman disemprot abis-abisan sama dia. Dari aku yang menjadi luapan emosi dia yang lebay karena ketahuan sama papah aku kalo dia selingkuh, marah sama anak angkat nenek ku tapi kok aku yang di semprot abis-abisan sampe gayung hancur, ikut campur + sok tahu permasalahan sebenarnya + menyebarluaskan masalah pribadi aku yg aku tulis di medsos (tapi kesalahan aku juga sih, terlalu jujur dan gak bisa menjelaskan secara rinci permasalahan), dll. Mungkin terlalu panjang kalo aku tulis semua pengalaman aku disemprot abis-abisan sama dia, untung aja ni telinga buatan Tuhan, coba kalau buatan manusia bisa bisa gendang telingaku rusak parah..

10 Februari 2015

Bisikan suara

Kenapa beberapa hari terakhir ini rasanya aneh sekali? Bahkan berjalan saja aku seperti tidak menginjak tanah dan pikiranku juga seperti ada sesuatu yang menghalangi sehingga aku tidak bisa berpikiran jernih..

Rasanya aku seperti dilahirkan kembali setelah mendapatkan bisikan suara dari mimpi tidurku yang singkat beberapa menit yang lalu. Aku tidak tahu bisikan suara itu berasal dari bawah alam sadarku atau dari Tuhan. Bisikan suara itu seakan-akan menjawab semua pertanyaanku selama ini.

"Lupakanlah semuanya dengan apa yang kamu pikirkan selama ini! Kamu tidak akan mendapatkannya sekarang seperti apa yang kamu harap dan kamu tidak akan sempat menikah karena kiamat sudah dekat! Kembalilah ke Jalan yang benar agar kamu tidak akan menyesalinya."

Dan saat bisikan suara itu mengatakan bahwa, "aku tidak akan mendapatkannya seperti apa yang kuharapkan dan tidak akan sempat menikah", aku sempat merasakan bahwa air mataku ingin menetes tetapi tidak bisa. Dan setelah bisikan suara itu berhenti, aku langsung terbangun dari tidurku dan bertanya-tanya apakah ini teguran dari Tuhan untuk menyelamatkanku dari siksaan di akhirat nanti? Aku benar-benar tidak tahu. Kalaupun itu benar dari Tuhan, aku akan berhenti memikirkan dan melakukannya dan benar-benar kembali ke Jalan-Nya.

Sebenarnya aku sudah lama mendapatkan teguran-teguran kecil dari dalam hati untuk berhenti melakukannya dan kembali ke Jalan yang benar,  tetapi mungkin saja terlalu banyak setan didalam jiwaku yang menggoda hingga aku buta dalam segala hal yang membuatku tidak berada di Jalan yang benar.

Dan sungguh kuakui setelah mendapat bisikan suara itu aku merasa pikiranku benar-benar fresh dan jernih. Aku benar-benar tidak bsa berkata apa-apa setelah merasakannya. Dan tinggal aku untuk membersihkan jiwaku yang kotor karena perbuatanku sendiri yang membuat diriku sengsara di.kemudian nanti.