Aku heran kenapa semakin bertambahnya umurku semakin suka mengurusi urusanku dan membenci apa yang ku sukai.. Padahal aku tidak melakukan hal yg sama atau pun melarang apapun yg dia perbuat, tapi kenapa dia selalu memandang apa yg lakukan itu salah?
Pertama, dia melarangku mendengarkan lagu karena haram, padahal dianya malah suka keluar malam karaokean sama teman-teman prianya, menyetel acara musik tiap pagi dan malam. Sedangkan aku, aku tidak melakukan apa yg dilakukannya, aku hanya rebahan menunggui kucing makan sambil mendengarkan lagu menggunakan headset ditelingaku (aku tidak pernah mendengar lagu menggunakan speaker atau tanpa menggunakan headset). Kedua, dia melarang ku terlalu sering jalan-jalan bersama teman-temanku atau nongkrong di cafe sampai malam. Padahal dianya, hampir tiap hari atau dalam sehari dari pagi sampai malam jalan-jalan bersama teman-temannya bahkan nongkrong di cafe sampai malam dengan teman prianya, lah aku?! Punya teman cowok cuma satu, kalo jalan-jalan sama teman palingan seminggu sekali itupun dia bilang tiap hari aku keluar rumah, heol~ gak sadar apa dianya?? Ketiga, dia mengirimiku (chat via Whatsapp) hadits yg melarang wanita menggunakan parfum.. Boleh ketawa ga nih?? Hehehehe.. Botol parfum yang ada di kamarku cuma pajangan aja, kalo habis berarti adikku yg menghabiskannya.. Aku?? mana pernah memakainya.. Kebanyakan lupa nyemprotnya atau males karena bakalan hilang aromanya sebelum sampai ditempat tujuan. Sedangkan dia, mmmmhhh.. Seember makainya!!
Jadi, kesimpulannya jangan mengurusi urusanku. Urusi saja urusan masing-masing.. Jangan menjilat air ludah sendiri, jijik tau~