20 November 2015

Di jodohin?!

Ciyus? Miapa? Zaman sekarang masih main jodoh-jodohan?! Please kill me now.. kalo itu terjadi padaku!!

Hello.. Ini sudah zaman teknologi canggih, jodoh bisa datang darimana saja dan kapan saja?! Lahh.. kenapa situ malah masih suka jodohin anak sendiri sama orang yang anak orang yang gak aku kenal? Mendingan jomblo seumur hidup daripada dijodohin, eewwh.. >﹏<

Biarpun yang dijodohin orangnya perfect secara fisik ataupun materi.. tetap saja aku menolak sistem perjodohan ini dilakukan pada generasi keluarga ku!!

Apa gara-gara situ gagal menjodohkan om sama orang lain lalu mencoba menjodohkanku dengan orang lain juga?? Please deh jangen ngarep aku bakal pasrah nyerahin jiwa raga ku pada orang yang gak aku kenal dan tidak ku sukai!! Yaah.. mungkin aku bakal menjadi penerus om ku yang menolak sistem perjodohan di generasi keluargaku ini.. lagipula jodoh tidak bisa dipaksakan 'kan selama salah satu pihak bisa menolak perjodohan itu terjadi.

Intinya tuh kalo dia jodohku, Alhamdulillah... kalo dia bukan jodohku, sebaiknya jangan dipaksakan untuk menjadi jodohku..

Dan kalau aku diminta seseorang untuk menanggapi perjodohan seseorang yang di pihak lainnya tidak setuju dengan sistem ini, aku mending jadi patung aja deh.. no comment lah kalo debat masalah ini

16 November 2015

I'm so tired

Sudah kuliah harus mengikuti kemauannya nyonya besar, eh.. masa pas sudah lulus kuliah dan kerjanya mesti ngikutin kemauannya lagi.. permisi bu yang menjalani kehidupan siapa? Yang punya kehidupan siapa? Kok situ yang atur semaunya?! Jangan-jangan mati hidup aku diatur sama dia juga? Trus jodohku juga diatur sama dia? Oh.. please kill me now!! ∩﹏∩

Capek saya mesti debat sama nyonya besar wong dia yang selalu benar dirumah ini.. saya mah cuma numpang.. cuma satu-satunya harapan adalah dilamar sama cowok idaman dan get out in the house.. gak apa-apa deh nikah muda yang penting gak satu rumah lagi sama nyonya besar.. saya sudah mengibarkan bendera putih ditambah mengangkat kedua tangan karena saking menyerah untuk berakting tegar menjalani skenario kehidupan yang penuh dengan kepalsuan ini (^O^;)

15 November 2015

Bully victim

Aku benci kenangan masa lalu itu selalu berputar-putar didalam benak ku.. adakah cara untuk memformat semua memori yang ada di dalam benak ku ini? Kalau ada, mohon beritahu aku..

Aku tidak pernah menyangka bahwa aku terlahir di dunia ini dan menjadi bahan caci maki orang lain dan bully-an orang-orang yang tidak menyukai aku hidup di bumi ini.. jujur, aku memang lemah, aku tidak punya kekuatan untuk membalas bully-an yang mengarah kepada ku.. lagipula aku tidak suka memperpanjang masalah yang menurutku itu hal yang sepeledan tidak pantas untuk dibesar-besarkan.. aku akan berkata maaf kepada orang yang tidak memperbesarkan hal yang kecil, tetapi tidak untuk sebaliknya..

Pengalaman pertamaku dibully pada saat TK (taman kanak-kanak).. aku yang pada saat itu pendiam, polos, tdak mengeluarkan sepatah kata pun dari mulutku, kecuali itu penting.. tapi aku pada saat itu tidak mengetahui bahwa aku sudah menjadi korban bully..

Pengalaman kedua dibully pada saat SD kelas 3 sampai kelas 4.. sebenarnya aku di bully karena sebelum kejadian aku mendapatkan giliran menjadi pemukul bola kasti dan pada saat aku memukul bola dan ada temanku berdiri dimana bola itu terlempar setelah aku pukul lumayan keras.. dan bola itu mengenai kepalanya dan dia menangis, seharusnya dia berada di barisan bukannya berdiri tepat di arah bola itu terlempar..

Pengalaman ketiga dibully pada saat SMP kelas 7 sampai kelas 9.. aku dibully karena kejahilan teman dihadapan guru killer, kemudian pada saat guru killer itu pergi, teman yang jahil itu menyalahkanku bahwa aku lah yang menyuruhnya untuk menjahili temanku yang lain padahal dia lah yang menjahili teman yang lain..

Itu belum lagi dengan bully-an orang di sekitarku yang tidak menyukai bentuk tubuhku yang kurus.. sudah kuhadapi bully-an itu sejak aku mulai bisa berbicara dan bejalan, tapi aku hanya bisa diam dan tidak punya kekuatan untuk membela diri

2 November 2015

Ironi

Aku heran sama dunia ini.. banyak orang yang rela menghabiskan banyak uang dan menyakiti dirinya demi mempercantik diri..

Banyak orang yang rela menghabiskan waktu dengan sia-sia demi menguruskan badan dengan berbagai macam diet, dari standart sampai dengan yang extrem.. banyak orang menghabiskan banyak uang dan menyakiti dirinya untuk membedah wajahnya agar tirus..

Hell yeah, aku yang bertubuh kurus, tinggi, dan berwajah tirus alami dari lahir malah dibully.. aku bingung cara pandang orang zaman sekarang..