5 September 2012

Dreams


Tetek-bengek soal mimpi dan bagaimana menggapainya jelas menjadi satu pelajaran yang berharga untukku. Aku tetap beranggapan bahwa mimpi itu perlu, karena banyak hal yang bermula dari mimpi.

Menurutku, mimpi tidak melulu berarti bunga tidur yang menemani malam-malam kita. Mimpi itu sesuatu yang cukup besar dan sulit yang ingin kita capai. Tapi bukan berarti mustahil terjadi. Aku bisa mengusahakan untuk mewujudkannya. Dan saat aku mendapat kesempatan itu, bisa jadi aku akan berteriak: dream come true!

Tapi, mimpi terikat pada banyak ha. Pada keberadaan orang lain, juga rencana dan harapan orang-orang disekitar kita. Ada kalanya mimpi itu sudah begitu dekat, kita malah melepasnyakarena ada sesuatu atau seseorang yang mencegah langkah kita untuk meraih mimpi itu. Kita akan kecewa dan mungkin marah. Karena memang sangat buruk rasanya kalau kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, apalagi saat semuanya sudah ada didepan mata. Disisi lain ada saatnya kita-lah yang menjadi penghambat seseorang meraih mimpi nya. Dan ternyata kita tidak perlu minta maaf untuk itu, karena kadang kita menjadi penghalang tanpa kita sadari dan tanpa kita hindari.

Aku juga jadi mengerti betul bahwa kita sering kali kenyataan sama sekali tidak seperti yang kita harapkan. Ada beberapa hal yang berjalan dengan cara yang lebih baik, tapi ada juga yang berjalan sangat buruk. Aku sempat terkaget-kaget dengan kejadian-kejadian yang jauh dari bayanganku. Tapi ternyata semua bisa dijalani kok.