30 Agustus 2018

My big question of life

*sad n' cry*
Kenapa Moceng duluan yg pergi? Kenapa kita ga pergi bersama-sama? Kenapa Moceng tega meninggalkanku sendirian disini?

Note: Moceng itu kucing kesayanganku.. My mood booster di kala sedih, marah hingga stress.

Ya ampun..
Sampai kapan aku harus berakting baik-baik saja?
Sampai kapan aku berhenti mengonsumsi obat alergi walaupun tidak dalam alergi menyerang alias sudah kecanduan hanya untuk memanfaatkan efek obatnya yang bikin mengantuk dan terlelap tidur?
Sampai kapan aku mengalah?
Sampai kapan aku berhenti mengeluarkan air mata?
Sampai kapan otak ku berhenti berpikiran untuk mengakhiri hidupku?
Sampai kapan otak ku mengontrol tanganku untuk berhenti mencekik leherku atau melilitkan Headset ke leherku?

Adakah yang ingin mengambil nyawa ku?
Adakah yang hidupnya sudah di vonis mati namun ingin hidup lebih lama untuk bertukar nyawa denganku?
Adakah cara untuk berpindah alam tanpa bunuh diri?