Udah banyak bertemu berbagai macam karakteristik pria, dari yang asik di ajak bercanda, diam tidak bisa mengembangkan obrolan, mesum cuma cari teman di kala kesepian maupun lagi pengen, dan yang baru ku temui ini tidak bisa di ajak bercanda maunya serius aja.
Sebenarnya udah banyak kasus yang negatif tentang aplikasi pencari jodoh ini, seperti pemerkosaan, penculikan, penipuan, prostitusi dll. Tapi syukurlah aku bisa menghindari oknum-oknum yg tidak bertanggungjawab jawab seperti itu dan juga belum pernah menemui oknum-oknum yang pikirannya jahat kepada ku.
Sempat juga aku menemukan cinta lewat aplikasi ini, tapi cuma bertahan sampai 3 bulan saja walau dia berjanji akan menikahi ku kelak. Tapi aku yakin itu hanya bualan lelaki saja. Aku yang mengakhirinya karena dia telah melakukan body shaming dari awal pendekatan sampai sudah bejalan sebagai sepasang kekasih, dan dia juga melakukan pelecehan seksual terhadapku. Ya memang kebanyakan pria yang aku temui lewat aplikasi jodoh itu 89% otaknya mesum, jadi aku sudah antisipasi terlebih dalu untuk menghadapi orang-orang seperti itu.