8 September 2014

Aku bukan cewek Matrealitis

Aku perempuan yang mencari cinta yang tidak memandang harta, karena aku bukan cewek matre. Karena aku juga sudah merasakan rasanya punya pacar yang matre, lagipula aku mempunyai orangtua yang berpenghasilan cukup untuk kebutuhanku tanpa meloroti harta orang lain apalagi dengan status pacar.

Aku kadang-kadang merasa aneh dengan cowok-cowok sekarang yang sangat tertarik pada cewek matre dan rela dipeloroti hartanya habis-habisan, tetapi setelah putus dengan cewek itu mereka akan mencari cewek yang punya penyakit yang sama. Kadang ada pula cowok-cowok yang punya prinsip bahwa kalau ingin punya pacar, mereka harus punya modal (maaf nyebut merek, dan gak bermaksud tuk promosi) kendaraan Ninja atau CBR atau kendaraan sejenisnya lah.. Hello.. Hai.. kendaraan jenis kayak gitu kalo kehujanan, yaa... mesti pakai jas hujan juga kan? Ya.. sama aja dengan jenis kendaraan yang harganya sedikit murah. Ngapain mahal-mahal beli, kecuali udah kebanyakan uang yang tidak tahu cara menghabiskannya.. apalagi demi menarik perhatian para cewek-cewek. Lagipula masih banyak cewek-cewek yang menerima dengan tulus tanpa harus melihat jenis kendaraan yang dia miliki.

Hanya saja yang memiliki penyakit itu ibuku sendiri, jadi ya... aku benar-benar dilema, dan aku tidak tahu harus bagaimana. Ibuku selalu mengajariku untuk mencari pacar yang kaya, sedangkan aku punya prinsip 'cinta itu dari hati', karena kalau hatiku tidak terbuka percuma, aku hanya mempermainkan perasaan orang lain saja dan itu sangat sakit apabila orang itu mengetahui bahwa aku hanya memainkan perasaannya.