17 September 2014

Hidupku tak seindah mimpi tidurku

Di dalam mimpi tidurku, aku punya pacar, teman dan sahabat cowok, tapi dalam kehidupan yang nyata aku malah sebaliknya. Tidak ada yang mau berteman denganku, apalagi bersahabat denganku. Sebenarnya seberapa ngerinya wajahku sampai tidak ada lawan jenisku yang ingin berteman denganku? Mungkin menurutku wajahku lebih ngeri dibandingkan wajah hantu dari jepang yang mulutnya robek sampai telinga (maaf lupa namanya).

Soalnya waktu aku mencari tempat duduk saat di dalam ruang kuliah, dan kebetulan saat itu ada kursi kosong disebelah seorang cowok. Ya sudah aku duduk disamping cowok itu daripada gak dapat tempat duduk, eh, gak sampai 5 menit aku duduk disitu si cowok itu malah mengambil kursi dikelas lain dan menaruhnya yang jauh dariku dan jreng.. jreng.. Im alone :'(

Itu belum apa-apa dibandingkan saat seorang cowok mengajak aku berdiskusi menjawab soal, dia mencoba berbicara denganku sambil menatap mataku dan setelah itu dia kayak kapok dan (mungkin) menyesal telah menatap mataku.

Andai aku punya kekuatan yang bisa merasuki tubuh orang lain dan melihat seperti apa wujudku sebenarnya sampai-sampai mereka menjauhi, seakan-akan ada setan yang juga kuliah.

Aaaarrrggghhh... sebenarnya apa yang direncanakan Allah untukku? Kenapa kenyataan lebih pahit daripada mimpi? Kenapa Dia memberikan mimpi seperti itu? Supaya aku terhibur? Kenapa tidak samakan saja mimpi dan kenyataan ku ini?

Inilah alasan kenapa aku lebih suka tidur dan menjadi nocturnal (?) Karena mimpiku lebih indah daripada kenyataan, Damn!!!